Senin, 12 Maret 2018

TUHAN YESUS MENDATANGI ORANG YG TIDAK MENCARINYA

Kesaksian oleh : Sarah Titin

Shalom Sahabatku dalam Kristus Yesus!

Saya teringat pengalaman saya 33 tahun yang lalu. Saat pertama kali Tuhan Yesus menjumpai saya, disaat saya belum mengenal siapa itu YESUS.

Latar belakang saya dari keluarga fanatik Islam.

Tahun 1984, saya diperhadapkan suatu masalah yang sulit. Saya harus memilih antara meneruskan menjadi Dosen di Fak. Kedokteran UNPAD atau menjadi Dokter di salah satu BUMN. Waktu untuk memilih singkat, hanya 2 bulan.

Selama 1 bulan, saya sudah berpuasa sunat, shalat tahajud & shalat istikharah. Memohon petunjuk dari Tuhan. Belum ada jawaban dari Tuhan.

Saat itu saya sudah menikah dan punya seorang putri. Suami saya berkata: "Coba tengah malam nanti, berdoa saja sama Tuhan, tanya apa yang harus dipilih?"

Suami saya Islam tapi sewaktu SMA, bersekolah disekolah Kristen. Saya taat kepada suami. Dan melakukan seperti yang disarankan.

Pk. 23.00 saya mau bertanya, caranya bagaimana? Suami sudah tidur pulas. Tepat pk. 00.00 saya berdoa. Saya berdoa memakai bahasa Sunda. Karena saya orang Sunda.

Baru saja, saya mengatakan :
"Duh Gusti......................" Tiba2 saya melihat satu sosok yang memakai jubah putih berkilau-kilauan, sangat menyilaukan mata. Berdiri didepan saya. Saya langsung sujud tersungkur di Kaki-Nya. (Dalam batin saya berkata :"koq yang datang Tuhannya orang Kristen)

Tangan-Nya mengurapi kepala saya, seraya berkata:
"Kalau engkau memilih jalan ini, begini, begini...
Kalau engkau memilih jalan itu, begitu, begitu...."
Saya langsung mengerti, apa yang harus saya pilih, yaitu keluar dari UNPAD.

Esoknya dg penuh sukacita, saya ceritakan kepada suami. Suami saya malah berkata: "Kalau benar, Tuhan yang Datang, coba tengah malam nanti tanya lagi kepada Tuhan. Bagaimana caranya keluar dari mengajar di UNPAD, kan tidak mudah, tidak bisa begitu saja?"  Suami saya tahu karena dia juga Dosen ITB.

Tengah malamnya, saya berdoa lagi seperti kemarin.
Baru saja, saya mengatakan kata: "Tuhan, ....................."
Tuhan Yesus sudah menjawab :
1. Engkau harus menghadap Dekan.
2. Engkau harus membuat surat permohonan pengunduran diri.
3. Engkau harus mengajukan surat... dst...
Sampai 10 langkah..

Suaranya keras, tegas dan gamblang. Luar biasanya karena itu Tuhan yang Bicara, yang saya alami persis urutannya, dengan yang dikatakan Tuhan Yesus. Sejak itu Tuhan Yesus sering Datang kepada saya.

Tuhan pernah Berkata :
"Bukan engkau yang mencari Aku, tetapi Aku yang mencari engkau. Bukan engkau yang memilih Aku, tetapi Aku yang memilih engkau."

Terimakasih yang tak terhingga Tuhan Yesus, Engkau sudah menyelamatkan hidup kami sekeluarga. Sejak itu saya tidak dilepaskan oleh Tuhan Yesus. 

Tuhan Berkata : "Aku sekali- kali, tidak akan melepaskan Titin dari Rencana Ku." (Jadilah kepadaku, sesuai Rencana Mu Tuhan)

Tuhan itu Maha Baik, Tuhan bisa Keras, tapi kadang juga bisa bercanda. Puji Tuhan saat bertobat terima Tuhan Yesus saya bersama-sama suami dan anak2. Saat itu anak2 saya belum ada yang menikah. Sekarang keduanya sudah menikah, masing-masing memberi 2 orang cucu.
Pengalaman indah ini, tidak akan terlupakan sampai kapanpun.

Ternyata apa yang saya alami ini sesuai dengan Firman Tuhan dalam :

Roma 10:20
" Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku."

Roma 9:15
" Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."

Yoh 15:16a 
" Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.."

Roh Kudus sudah beberapa minggu yang lalu, mendorong saya untuk menulis kesaksian ini.

Kiranya dengan kesaksian ini, Nama Tuhan Yesus semakin dipermuliakan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Rabu, 17 Januari 2018

KELINGKING PUN DIPEDULIKANNYA


Kesaksian ya, suami saya urat kelingkingnya putus, terkulai ngga bisa digerakkan, cuma tergantung begitu aja. Meski tidak sakit menurut dokter harus dioperasi. Udah dikasih penahan jari, seperti di foto di bawah ini dengan harapan urat syaraf balik alami, namun tetap ngga normal. Untuk digips percuma, kata dokter karena ini bukan patah tulang tapi urat syaraf putus. Kita lalu ke dokter kedua yang biasa obati atlet, cedera akibat olah raga...dengan pedenya dokter bilang, “Percuma diobati, ngga bakal sembuh.” Akhirnya pindah ke dokter pertama di RS lain yang sodorin opsi operasi.

Kami pun terpaksa pilih opsi lain itu (operasi), pada hari operasi waktu udah di kamar operasi di RS X, saya disuruh tanda tangan sebagai penanggung jawab. Saya tanya apakah ada risiko? Jawaban dokter ada, karena bedah jadi berkaitan dengan organ tubuh dalam, bius pun bius total. Saya ngga mau tanda tangan karena saya mau second opinion lagi, operasi tunda dulu deh, daripada kenapa-kenapa.

Akhirnya suami ganti baju lagi dan operasi batal. Kita pulang, doa sepakat di rumah tiap malam supaya kelingking pulih. Ngga ke dokter lain, ngga pake penahan jari juga. Haleluyah puji Tuhan pulih dalam waktu dua minggu, sudah normal. Ngga ada biaya yg keluar, ngga ada risiko. Puji TUHAN, God is good. Kelingking pun dipedulikan TUHAN YESUS.

Sumber: web.facebook.com/monique.rijkers.7

Sabtu, 14 Oktober 2017

MUJIZAT TERJADI KARENA BERDAMAI DG ISTRI


Des 2005.., bapakku opname di RS Bethesda Yogya, krn Sirosis Hati. Krn sering muntah darah, wkt itu HB bpk sampai tinggal 4.

Pada pagi hari saat ku datang ke RS, perawat sampaikan kalo semalaman bpk muntah darah sampe 10x.., dan saat itu bpk sdh pucat sekali dan tdk bisa bergerak.

Perlahan bpk bicara:" Tuhan Yesus sdh Tidak Mau Menyembuhkan aku...". Kemudian bpk menangis. Itulah pertama kali seumur hidupku aku lihat bpk menangis...

Jiwaku sungguh tergoncang. Bapakku yg Majelis Gereja sejak masih muda, yg mengajariku tentang Iman, saat itu kehilangan Iman !!

Aku keluar dari kamar. Hatiku dipenuhi pemberontakan.
" Tuhaaan... Dari dulu sdh kurelakan bpk kepadaMu utk Kau ambil kalo Tuhan mau ambil.., tapi kenapa Kau siksa bapakku..??!! "

Kuhubungi seorang Pdt dan Seorang yg kuanggap kakak rohani. Kakak rohaniku bilang lewat sms: " kamu hrs kuat, krn kamu harus menguatkan bapakmu..!"

Apa2an ini ??!
Tubuhku bergetar sangat kuat saat itu dan aku buru2 masuk ke kamar mandi. Di dalam kmr mandi itulah aku menangis sejadi2nya.. Kupukul tembok dan kutersungkur....

" Tuhaan... Ampuni aku kalo aku marah sama Tuhan... Gak semestinya aku marah... Krn semua ini Kau ijinkan terjadi pd bpkku..."

Setelah puas ku menangis, aku keluar lagi dan duduk di pojokan lorong bangsal. Aku pikirkan benar-benar apa maksud kata2 kakak rohaniku itu...

Secara tiba2 aku merasa ada sesuatu yg dingin menyentuh bagian atas kepalaku dan mengalir turun. Scr tiba2 aku seperti melihat masa lalu kedua org tuaku yg sering bertengkar. Kemudian kudengar suara lembut sekali...:
" berdamai... Mereka harus berdamai...."

Tiba2 seperti ada kekuatan yg membuatku bangkit dan masuk kamar bapakku lagi. Di dlm kamar aku bicara pd bapak spy berdamai dg ibu. Awalnya bpk menolak krn merasa sudah mengampuni, tapi setelah aku berkeras, akhirnya bapak katakan:
" Yaa..! Bsk kalo aku pulang, kita adakan doa bersama untuk pendamaian.."

Kemudian aku pulang. Di tengah jalan ada teman gereja bilang kalo dia dan suaminya baru aja masuk bethesda utk jenguk bapak. Sampe di rmh, aku terima sms dr temanku itu. " Mass.. Siapa bilang bapak kritis dan gak bisa gerak ? Ni bapak duduk2 lho ! Aku nyanyi, bpk ikut nyanyi..! "

Haaa ?? Ngledek nih orang !! Kataku dlm hati. Sekitar 1 jam kemudian mrk datang ke rumah dan bercerita kalo bpkku tu baik2 saja tdk seperti yg kubilang. Akhirnya kami bertengkar krn aku tdk percaya dan merasa diledek.

Sore harinya, tepat jam 6 sore, kakak rohaniku sms: " pak pendeta ( ngledek lagi nih ), kotbah loe hebat ! Bapak loe sembuh ! ". Grrrmmm... Orang-orang ni maunya apa yaa ?! Dah jelas2 bpk kondisinya tadi spt itu kok dibilang sehat !!

Besoknya, pagi2 aku berangkat ke RS. Di depan pintu kamar bapak, aku terhentak tak bs bergerak. Aku melihat bapakku duduk.., tersenyum.., tanpa selang.., tanpa jarum di kulit2nya.., dan wajahnya segar bugar.

Bapak bilang dia sdh sembuh dan minta pulang. Oh Tuhaaan...!! Bapak yg kemarin pucat pasi, tdk bisa bergerak, susah bicara.., secara tiba2 sembuh !!! Dan itu terjadi saat aku pergi tinggalkan Bapak, setelah Bapak Mau Taat pd Tuhan Utk Berdamai Dg Ibu...!

Saudaraku...
Ini kesaksianku dan benar2 terjadi. Dari hal ini kudapati bahwa:
- MUJIZAT BISA TERJADI PADA SAAT KITA TAAT...
- MUJIZAT BISA TERJADI PADA SAAT KITA BERDAMAI DGN SESAMA KITA...
- TUHAN TAKKAN BIARKAN ANAKNYA KEHILANGAN IMAN.., TUHAN AKAN PULIHKAN !!
HALLELUJAH..!!

Kuharap kesaksianku ini bisa bermanfaat buat teman2 semua. Mari kita belajar Taat pd Tuhan.., dan belajar utk Berdamai dengan sesama kita...!

Tuhan Yesus memberkati.