Sabtu, 14 Oktober 2017

MUJIZAT TERJADI KARENA BERDAMAI DG ISTRI


Des 2005.., bapakku opname di RS Bethesda Yogya, krn Sirosis Hati. Krn sering muntah darah, wkt itu HB bpk sampai tinggal 4.

Pada pagi hari saat ku datang ke RS, perawat sampaikan kalo semalaman bpk muntah darah sampe 10x.., dan saat itu bpk sdh pucat sekali dan tdk bisa bergerak.

Perlahan bpk bicara:" Tuhan Yesus sdh Tidak Mau Menyembuhkan aku...". Kemudian bpk menangis. Itulah pertama kali seumur hidupku aku lihat bpk menangis...

Jiwaku sungguh tergoncang. Bapakku yg Majelis Gereja sejak masih muda, yg mengajariku tentang Iman, saat itu kehilangan Iman !!

Aku keluar dari kamar. Hatiku dipenuhi pemberontakan.
" Tuhaaan... Dari dulu sdh kurelakan bpk kepadaMu utk Kau ambil kalo Tuhan mau ambil.., tapi kenapa Kau siksa bapakku..??!! "

Kuhubungi seorang Pdt dan Seorang yg kuanggap kakak rohani. Kakak rohaniku bilang lewat sms: " kamu hrs kuat, krn kamu harus menguatkan bapakmu..!"

Apa2an ini ??!
Tubuhku bergetar sangat kuat saat itu dan aku buru2 masuk ke kamar mandi. Di dalam kmr mandi itulah aku menangis sejadi2nya.. Kupukul tembok dan kutersungkur....

" Tuhaan... Ampuni aku kalo aku marah sama Tuhan... Gak semestinya aku marah... Krn semua ini Kau ijinkan terjadi pd bpkku..."

Setelah puas ku menangis, aku keluar lagi dan duduk di pojokan lorong bangsal. Aku pikirkan benar-benar apa maksud kata2 kakak rohaniku itu...

Secara tiba2 aku merasa ada sesuatu yg dingin menyentuh bagian atas kepalaku dan mengalir turun. Scr tiba2 aku seperti melihat masa lalu kedua org tuaku yg sering bertengkar. Kemudian kudengar suara lembut sekali...:
" berdamai... Mereka harus berdamai...."

Tiba2 seperti ada kekuatan yg membuatku bangkit dan masuk kamar bapakku lagi. Di dlm kamar aku bicara pd bapak spy berdamai dg ibu. Awalnya bpk menolak krn merasa sudah mengampuni, tapi setelah aku berkeras, akhirnya bapak katakan:
" Yaa..! Bsk kalo aku pulang, kita adakan doa bersama untuk pendamaian.."

Kemudian aku pulang. Di tengah jalan ada teman gereja bilang kalo dia dan suaminya baru aja masuk bethesda utk jenguk bapak. Sampe di rmh, aku terima sms dr temanku itu. " Mass.. Siapa bilang bapak kritis dan gak bisa gerak ? Ni bapak duduk2 lho ! Aku nyanyi, bpk ikut nyanyi..! "

Haaa ?? Ngledek nih orang !! Kataku dlm hati. Sekitar 1 jam kemudian mrk datang ke rumah dan bercerita kalo bpkku tu baik2 saja tdk seperti yg kubilang. Akhirnya kami bertengkar krn aku tdk percaya dan merasa diledek.

Sore harinya, tepat jam 6 sore, kakak rohaniku sms: " pak pendeta ( ngledek lagi nih ), kotbah loe hebat ! Bapak loe sembuh ! ". Grrrmmm... Orang-orang ni maunya apa yaa ?! Dah jelas2 bpk kondisinya tadi spt itu kok dibilang sehat !!

Besoknya, pagi2 aku berangkat ke RS. Di depan pintu kamar bapak, aku terhentak tak bs bergerak. Aku melihat bapakku duduk.., tersenyum.., tanpa selang.., tanpa jarum di kulit2nya.., dan wajahnya segar bugar.

Bapak bilang dia sdh sembuh dan minta pulang. Oh Tuhaaan...!! Bapak yg kemarin pucat pasi, tdk bisa bergerak, susah bicara.., secara tiba2 sembuh !!! Dan itu terjadi saat aku pergi tinggalkan Bapak, setelah Bapak Mau Taat pd Tuhan Utk Berdamai Dg Ibu...!

Saudaraku...
Ini kesaksianku dan benar2 terjadi. Dari hal ini kudapati bahwa:
- MUJIZAT BISA TERJADI PADA SAAT KITA TAAT...
- MUJIZAT BISA TERJADI PADA SAAT KITA BERDAMAI DGN SESAMA KITA...
- TUHAN TAKKAN BIARKAN ANAKNYA KEHILANGAN IMAN.., TUHAN AKAN PULIHKAN !!
HALLELUJAH..!!

Kuharap kesaksianku ini bisa bermanfaat buat teman2 semua. Mari kita belajar Taat pd Tuhan.., dan belajar utk Berdamai dengan sesama kita...!

Tuhan Yesus memberkati.

Selasa, 29 Agustus 2017

GAGAL BUNUH DIRI SETELAH KE GEREJA.


Judith Halim, Dari Satpam Hingga Meraih Award South East Asia Women Excellence 2012 di Singapura

Ide dan kreativitas datangnya dari TUHAN termasuk untuk menu restoran

Judith Halim, orang Pematang Siantar , Judih Halim dahulu adalah seorang petugas kebersihan, tidak bisa Bahasa Inggris dan hidup sangat miskin di Singapura setelah ia ikut suami pertamanya pindah dari Pematang Siantar. Ia ditinggal suami pertama setelah anaknya lahir dalam keadaan kelainan otak dan jantung. Tanpa pekerjaan, tanpa uang sama sekali. Ketika itu ia sangat depresi, putus asa, Judith Halim memutuskan bunuh diri.

SEBUAH PENGGILAN TELEPON MENGUBAH HIDUPNYA.

Dari ujung telepon, seorang agen asuransi menawarkan polis asuransi jiwa yang tentu saja ditolak oleh Judith yang berpikir untuk mati.

Buat apa punya asuransi?? Namun entah bagaimana percakapan berakhir dengan ajakan ke gereja. Judith Halim yang asli Tionghoa ini belum pernah ke gereja namun ia mau ikut ajakan agen asuransi itu. Di gereja, Judith Halim alami perubahan terbesar dalam hidupnya. Ia mendengar pendeta mengatakan, "Saya tau ada yang ingin bunuh diri di sini. Please jangan lakukan itu karena Tuhan mengasihimu." Judith melihat seluruh orang yang hadir seperti berwarna merah (diselubungi Darah TUHAN Yesus). Judith kemudian didoakan oleh pendeta. Ia pulang dan tidur. Esoknya ia bangun dengan hati yang berbeda. TUHAN memberi gairah hidup, dunia terlihat begitu indah sehingga Judith batal bunuh diri dan mulai membangun hubungan dengan Tuhan.

Judith kemudian bekerja sebagai seorang petugas kebersihan, kemudian menjadi satpam tepatnya koordinator satpam karena bisa berbahasa Melayu. Anak buah Judith pria semua lho, sementara Judith cantik imut-imut dan mungil. Judith kemudian disuruh ikut kursus Bahasa Inggris oleh kantor. Kariernya kemudian menanjak hingga mencapai posisi CEO di sebuah retail namun justru TUHAN menyuruh Judith mundur, keluar dari pekerjaannya. Judith taat meski bingung. Tiap hari Judith bertanya apa rencana Tuhan. Ayat yang ia ulang-ulang perkatakan setiap hari adalah ayat dari Amsal 3:5-6

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

Kesaksian Judith Halim yang sangat menarik adalah bagaimana ia yang tidak bisa masak tapi ia "mendengar" Tuhan ingin ia buka restoran. Ia kembali memilih menaati Tuhan untuk masuk dalam bidang yang ia tidak tahu sama sekali. Judith Halim tunduk pada kehendak Tuhan meski harus berjibaku di dapur. Mujizat itu nyata. Masakan yang ia produksi laris manis dan cuma butuh waktu 3 bulan untuk menjadi peraup penjualan tertinggi di sebuah food court di Singapura. Luar biasa ya penyertaan TUHAN itu.

Nah, ini bagian "aneh tapi nyata"...., ternyata Judith Halim mendapat petunjuk menu apa yang harus ia masak itu dari TUHAN sendiri yang dinyatakan dalam mimpi. Jadi jika Anda menikmati hidangan di restoran Judith Halim, bisa jadi itu adalah menu dari Tuhan. Kini melalui bisnis restorannya, Olive Vine di Singapura, Judith Halim menolong banyak orang miskin dan kelaparan sebagaimana dirinya dulu yang pernah sangat lapar karena irit makanan. Pelayanan untuk orang miskin menjangkau Myanmar, Malaysia, Jakarta, Kalimantan dan Manila. Bagi anda yang tinggal di Singapura silakan order delivery menu-menu Olive Vine. Kesuksesan Olive Vine membuat Judith Halim, mantan satpam ini dianugerahi award South East Asia Women Excellence 2012. Orang Indonesia lho ini yang dapat award bidang entrepreneurship. Keren kan...

Judith kini hidup bersama suami yang sembuh dari kanker dan anaknya yang disembuhkan Tuhan dari kelainan jantung dan otak. Kini Judith Halim menjadi Hamba TUHAN, penginjil yang kerap melayani di Indonesia. Dalam waktu dekat, Judith dan suaminya akan melayani pasien kanker dan keluarganya di MGK Kemayoran. Kita bersyukur Judith Halim juga mengerti aliyah yaitu kembalinya orang Yahudi ke Israel.

Kisah nyata Judith Halim ini kiranya membawa kita semakin sungguh-sungguh dalam iman kepada Tuhan Yesus. Hidup terpuruk, hilang harapan, tanpa masa depan, penyakit, kemiskinan...itu semua bisa diubah oleh TUHAN Yesus. Ngga ada yang mustahil. Satu hal yang jelas, penundukan diri dan ketaatan Judith yang selalu melakukan kehendak TUHAN membuat rancangan indah dari TUHAN tergenapi di dalam hidupnya. Amin.

Sumber: Group Wa

Rabu, 19 Juli 2017

BERTEMU DENGAN ALLAH YG DISEMBAH OLEH ABRAHAM

Berasal dari seorang teroris ketika dia mencari Allah maka datang jawaban dari Allah yg disembah oleh Abraham, dan pertemuan yg ajaib dengan Allah Abraham membuat hidupnya berubah total.