Rabu, 17 Januari 2018

KELINGKING PUN DIPEDULIKANNYA


Kesaksian ya, suami saya urat kelingkingnya putus, terkulai ngga bisa digerakkan, cuma tergantung begitu aja. Meski tidak sakit menurut dokter harus dioperasi. Udah dikasih penahan jari, seperti di foto di bawah ini dengan harapan urat syaraf balik alami, namun tetap ngga normal. Untuk digips percuma, kata dokter karena ini bukan patah tulang tapi urat syaraf putus. Kita lalu ke dokter kedua yang biasa obati atlet, cedera akibat olah raga...dengan pedenya dokter bilang, “Percuma diobati, ngga bakal sembuh.” Akhirnya pindah ke dokter pertama di RS lain yang sodorin opsi operasi.

Kami pun terpaksa pilih opsi lain itu (operasi), pada hari operasi waktu udah di kamar operasi di RS X, saya disuruh tanda tangan sebagai penanggung jawab. Saya tanya apakah ada risiko? Jawaban dokter ada, karena bedah jadi berkaitan dengan organ tubuh dalam, bius pun bius total. Saya ngga mau tanda tangan karena saya mau second opinion lagi, operasi tunda dulu deh, daripada kenapa-kenapa.

Akhirnya suami ganti baju lagi dan operasi batal. Kita pulang, doa sepakat di rumah tiap malam supaya kelingking pulih. Ngga ke dokter lain, ngga pake penahan jari juga. Haleluyah puji Tuhan pulih dalam waktu dua minggu, sudah normal. Ngga ada biaya yg keluar, ngga ada risiko. Puji TUHAN, God is good. Kelingking pun dipedulikan TUHAN YESUS.

Sumber: web.facebook.com/monique.rijkers.7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar